Tentang PSDI

Program Studi S-1 Desain Interior ISI Yogyakarta adalah program studi terakreditasi A* di Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang merupakan perguruan tinggi seni negeri tertua,terbesar dan terbaik** di Indonesia. (*Akreditasi A dari BAN PT, ** perguruan tinggi seni terbaik versi DIKTI)

PERKULIAHAN dan FASILITAS

Kuliah teori dan praktek diberikan secara berimbang dengan bimbingan dosen-dosen berdedikasi, sehingga suasana perkuliahan tidak menegangkan tapi justru menyenangkan. Program Studi S-1 Desain Interior ISI Yogyakarta memiliki beberapa studio diantaranya studio komputer dengan software 2D/3D, studio gambar kerja, studio fisika bangunan, studio tugas akhir, ruang seminar, ruang referensi dengan koleksi buku-buku desain dari dalam dan luar negeri yang lengkap serta fasilitas wifi internet gratis.

Dalam masa pandemi covid-19  ini semua perkuliahan baik kuliah teori maupun praktek dilaksanakan dengan blended learning. Metode blended learning yang memungkinkan pembelajaran dilakukan dimana dan kapan saja menggunakan internet.

PRESTASI

  • Program Studi S-1 Desain Interior ISI Yogyakarta telah memperoleh status akreditasi A dari BAN-PT DEPDIKNAS.
  • Pada tahun 2002 Program Studi S-1 Desain Interior ISI Yogyakarta memenangkan hibah pendidikan dari program DUE-like (Development Undergraduate Education)

Beberapa prestasi mahasiswa, alumni dan dosen diantaranya

  • Good Design Indonesia 2019
  • Best of The Best Design di Casa Design Challenge 2017.
  • Best Design (Furniture Category) di Bravacasa Design Challenge 2016.
  • Best of The Best Design di Bravacasa Design Challenge 2015.
  • Desain Stand Terbaik di Festival Desain Interior Desain.ID
  • Juara III Desain Toilet Umum Terminal Bus Antar Kota, INDESS 2010
  • Juara I, Juara II dan Juara Favorit Desain Furniture di ajang 2nd AFDC 2010
  • Memecahkan rekor MURI (untuk mural lebih dari 1100 tong sampah) saat menjadi tuan rumah TKMDII ke9 (Temu Karya Mahasiswa Desain Interior se-Indonesia)
  • Juara II Indonesia Furniture Design Awards 2008,
  • Dosen Program Studi S-1 Desain Interior juga menjadi salah satu pemenang Black Innovation Awards 2008
  • Juara II Campus Design Awards 2007,
  • Juara I Jepara Furniture Design Awards 2006,
  • Juara I Mowilex Colour Competition Awards 2005,
  • Juara I HomeCientro Interior Design Competition 2005,
  • Juara I Indonesian Design Competition 2004 kategori furniture,

KERJASAMA INTERNASIONAL

Program Studi Desain Interior ISI Yogyakarta kini telah memiliki jalinan kerjasama nasional maupun  internasional dengan beberapa kampus di dalam maupun luar negeri dalam bentuk workshop bersama dan study visit, diantaranya:

  • Hochschule Hannover – Jerman
  • Silpakorn University – Thailand
  • TU Wien Austria
  • Universitas Mercu Buana Jakarta

PELUANG KERJA

Pembangunan fisik yang begitu pesat di Indonesia belumlah sebanding dengan jumlah desainer interior. Sehingga rata-rata mahasiswa desain interior sudah mendapatkan pekerjaan kurang dari enam bulan setelah lulus atau bahkan sebelum lulus kuliah.

Peluang kerja yang bisa diraih adalah

  • sebagai desainer pada consultant/kontraktor bidang interior, mebel, craft atau exhibition
  • sebagai visual menchandiser, stage designer, exhibition designer
  • sebagai penulis dan peneliti bidang desain interior,
  • sebagai staf pengajar/dosen desain interior (menempuh pendidikan tambahan S2 Desain/Seni jika ingin menjadi dosen, menempuh pendidikan tambahan Akta 4 mengajar jika ingin menjadi guru seni rupa)
  • sebagai ASN  pada bidang/departemen/kementrian yang membutuhkan (misalnya Kementrian Perindustrian, Kementrian Pariwisata, Kementrian Perdagangan, Kementrian Pekerjaan Umum, atau Kementrian Sekretariat Negara, Badan Ekonomi Kreatif)
  • dan berwirausaha mandiri/pengusaha di bidang desain interior.
  • seniman instalasi maupun seni rupa

Guna memperbesar kesempatan kerja lulusan, Interior ISI Yogyakarta juga menjalin hubungan yang baik dengan stakeholder diantaranya HDII (Himpunan Desainer Interior Indonesia), HIMKI (Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia), HDMI (Himpunan Desainer Mebel Indonesia), IEDA (Indonesian Exhibit Designer Association), dan YIDI (Young Interior Designer Indonesia) serta APSDI (Asosiasi Program Studi Desain Interior)