Fieldtrip Kasongan

PSDI NEWS, (29 Maret 2007) Pada tanggal 25 Maret 2007 sekitar 20 anak dari TK International Myschool dengan didampingi guru serta orang tuanya mengadakan kunjungan ke Desa Wisata Kasongan khususnya di RT 04. Kegiatan ini difasilitasi oleh teman-teman dari ISI Yogyakarta(PSDI), UGM, Relief International dan UNDP yang tergabung dalam program pemulihan untuk pengrajin keramik Kasongan pasca gempa. Kunjungan ini merupakan program percontohan yang ditujukan selain untuk promosi Desa Kasongan juga untuk merangsang warga di RT 04 agar dapat belajar tentang cara pengelolaan sebuah kegiatan fieldtrip, sehingga diharapkan dimasa mendatang mereka dapat secara mandiri mengelola kegiatan tersebut.
Acara utama dari kegiatan fieldtrip ini adalah pengenalan dini murid-murid TK pada dunia keramik dengan cara belajar membuat berbagai macam benda dengan material tanah liat. Pada awalnya murid-murid TK terlihat ragu-ragu ketika disuruh mencoba memegang dan mengolah tanah liat. Mereka sepertinya takut apabila kotor akan dimarahi orang tua atau gurunya, tetapi setelah dibimbing oleh pengrajin setempat yang dengan sabar membuat contoh benda-benda yang lucu mereka menjadi antusias sekali bermain dengan tanah liat.
Selain pengenalan pada tanah liat mereka juga dikenalkan proses pengecatan keramik dengan materi cat tembok dan kuas. pada sesi ini terlihat sekali mereka lebih tertarik dan semangat karena bagi mereka bahan cat dengan warnanya yang menarik bukanlah hal yang baru.Dalam waktu sekejab materi keramik mentah yang disediakan panitia sudah terlihat berwarna-warna sesuai dengan ekspresi masing-masing anak. Diakhir kegiatan diadakan acara jalan-jalan mengelilingi Desa Kasongan dengan melihat langsung proses pembuatan keramik, dari membuat dengan meja putar, proses pembakaran dan finishing.
Berdasarkan evaluasi akhir dari kegiatan pertama fieldtrip ini terdapat beberapa hal yang masih perlu disempurnakan untuk kegiatan selanjutnya, antara lain perlunya pemandu jalan(guide) yang mengusai medan sehingga mampu memandu peserta dengan baik, kondisi kebersihan lingkungan disekitar tempat kerja pengrajin, kesiapan dari para pengrajin untuk pelayani pengunjung baik dalam membimbing membuat keramik maupun pelayanan lainnya.
Share and Enjoy:
  • Print this article!
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Turn this article into a PDF!

Leave a Response